Jika boleh bertanya, Hal terbodoh apakah yang pernah kamu lakukan demi mengukuhkan jati dirimu supaya (setidaknya) diakui sebagai seorang wanita?
Riri?
Ok, ini pengakuan yang sangat innocent.
Berusaha (kelihatan nyaman dan gaya) memakai high heels.
Well..for you to know, it's not me at all. I'm typical flat-shoes-chick.
Memakai high heels katanya sih perempuan bgt. *tapi banci juga pake high heels, oiya, mereka mencoba mengukuhkan dirinya sebagai perempuan.
Ok, kita koreksi. Memakai high heels katanya sih perempuan banget. Atau setidaknya juga bagi mereka yang menyatakan diri sebagai perempuan secara langsung maupun tidak langsung.
berawal dari..lupa tepatnya, sepertinya dari mall, dari majalah (a.k.a. my religion) Ri menyaksikan perempuan (atau yang menyatakan dirinya perempuan -untuk lebih pendeknya dalam tulisan ini, mari qta sebut semuanya: perempuan)- pada umumnya rela untuk bersakitsakit demi kecantikan.. atau kegayaan kemudian kerepotan.
Memang sih, ada sensasi berbeda ketika melihat perempuan memakai high heels. Lebih jenjang, lebih sexy dan lebih perempuan. I WAS trying to be those typical women.
Dulu, Ri coba berulang berulang dan berulang lagi untuk bisa nyaman pake high heels.
Kadang Ri pake high heels ke kantor. Sempat ada kejadian Ri jatuh di tangga restaurant Gaya garagara pake heels yang kecil runcing itu nyelip di sela sela kayu tangga yang agak renggang. Dan sukseslah Ri jatuh dengan posisi duduk dan diketawain security *bukannya bantuin berdiri.. huh. 3 hari jari kelingking kaki kanan keseleo. Memar ungu. Sejak saat itu ngga pernah pake high heels ke Gaya. DILARANG KERAS!
Dan pada akhirnya, seiring dengan berjalannya waktu, meningkatnya kesadaran diri, Ri ngga pernah memaksakan diri untuk jalanjalan pake high heels.
Ini masalah kepribadian! :D
Yes, I have it on my shoes collection, tp golongan high heels cuma dipakai kalau kondangan. Kondanganpun jarang. Si high heels -sesuai dengan motto warteg- 'sabar menanti', di tempat penyimpanan sepatu menunggu untuk dipakai. Bisa cuma setahun sekali. Atau 2x. Tragis memang.
Berbanding terbaik dengan flat shoes Ri. Senantiasa ada di luar kotak sepatu saking seringnya dipakai. Dia hidup sesuai takdirnya. Dipakai dan diinjak-injak.
Mencoba merasa menjadi seorang perempuan seutuhnya dengan memakai high heels. Pencarian identitas dengan cara yang aneh.
Riri
Wednesday, October 14, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)




0 comments:
Post a Comment